Tampilkan postingan dengan label Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menulis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Maret 2023

Menulis dan Prestasi

 Menulis dan Prestasi

 


 

Aku, Kau dan Kita

Karya: Helwiyah

 

Aku, kau, dan kita

Tak ada kata senja untuk sebuah asa

Selalu ada tuk sebuah upaya...

Karena

Aku, kau, dan kita

Adalah guru perkasa

 

Di sini kita bekerjasama

Di sini kita berkarya

Di sini kita membangun bangsa

Bangkitkan semangat belajar

Dengan tanpa kata tiada ...

 

Aku, kau, dan kita

Walau merambat dan tersendat

Yakinkan diri menjadi pribadi hebat

Karena...

Tempaan waktu begitu pesat

Bagai panah yang melesat

Meninggalkan yang diam di tempat

 

Aku, kau dan kita

Akan terus berkembang dengan kreasi

Mari menata hati

Mari bangun visi dan misi

Mari siapkan diri

Membangun negeri yang menanti

Partisipasi aku, kau dan kita...

Di bidang literasi....

 

 

Jum'at, 24 Februari 2023

Dalam temaram yang dingin kita akan hangatkan dengan perbincangan seputar menulis dan prestasi. Siapakah nara sumber kita ini? Ibu Ritawati, S.Kom. Seorang ibu muda yang cantik, cerdas, berprestasi tingkat nasional, segudang karya dan aktifitas. Merupakan alumni KBM gelombang 10.

Beliau dari Jembrana, Bali. Bisa dikenal dari profilnya https://www.cikgurita.com/2022/06/about-me.html?m=1

 

Produktivitas dan prestasi adalah suatu united. Menulis merupakan kegiatan produktif yang dapat dilakukan siapa saja. Bagaimana kita meraih prestasi melalui menulis? Yuk menjadi produktif dalam menulis untuk melejitkan prestasi.

 

Tema kita adalah "Melejitkan Prestasi Dengan Menulis" untuk menyemangati diri ternyata dalam dunia literasi itu bisa membuahkan prestasi yang di luar ekspektasi.

 

Satu kata yang diharapkan diraih oleh semua orang. Passion, minat, dan bakat setiap manusia berbeda. Semua bisa dikembangkan dengan banyak berlatih, doa,  usaha, dan kerja keras.

Ukuran prestasi dalam hal menulis itu, apa saja bu?

Bagaimana menjaga spirit menulis di sela-sela kesibukan?

 

Bagaimana cara membagi waktu untuk menulis?

Setiap saat diusahakan ketika ada ide menulis, tapi pada saat kegiatan sudah padat, tulis dulu pelan-pelan ide-ide utama.

 

Apa saja ukuran prestasi dalam hal menulis itu?

Ukuruan prestasi dalam menulis relatif. Tulisan kita dibaca dan dikomentari orang lain saja sudah senang sekali, apalagi dapat hadiah buku. Tapi idealnya, ukuran prestasi ya juara.

 

Bagaimana menjaga spirit menulis di sela-sela kesibukan?

Manajemen waktu. Spirit bisa diijaga jika melihat semangat teman yang konsisten menulis

 

Sebagai guru dan juga penulis, apakah kita harus menguasai semua bentuk tulisan atau cukup berada di ranah yang memang kita sukai saja?

Tidak dipungkiri kebanyakan kita yang wanita pasti awalnya senang menulis fiksi, it's ok, kembangkan saja. Hanya saja, sebagai guru kita juga dituntut untuk menulis ilmiah, seperti PTK, essay, dll. Tinggal disesuaikan saja.

 

Apa tips supaya bisa kreatif dan produktif serta berprestasi?

Tipsnya pandai melihat peluang. Harus berani mencoba mengikuti lomba terutama ketika lomba itu sesuai dengan passion kita.

 

Bagaimana cara melejitkan prestasi dengan menulis?

Tulis saja hingga tuntas ide yang ada dipikiran. Kemudian setelah selesai, baca berulang-ulang. Ketika kurang bahan, banyak membaca yang sesuai ide, lalu minta tolong pada teman untuk membaca tulisan kita. Dari pembaca, kita ketahui apakah tulisan kita itu sudah dimengerti atau masih perlu diperbaiki.

 

Bagaimana cara fokus menulis hingga berprestasi?

Cara fokus menulis, harus rajin research tentang tema yang dilombakan. Fokus menulis itu bagaimana menumbuhkan jalan alur cerita agar dimengerti bagi pembaca.

 

Sangat mudah jika kita tau visi dan misi dalam menentukan tema penulisan

 

A Aksikan dengan akal

P Pelajari melalui peristiwi

A Aktualisasikan secara nyata

 

Saat mengalami writer's block, bagaimana cara mengatasinya?

Ambil skala prioritas saja.

 

Bagaimana cara-cara membuat blog yang baik dan menginspirasi dalam dunia pendidikan serta bisa dilombakan termasuk dalam membuat gambar di layar depan?

Untuk kategori blog yang baik dan menginspirasi itu tidak ada tolak ukurnya. Blog yang baik itu, blog yang sering update. Untuk desain dan sebagainya sambil jalan, point utama dalam lomba itu adalah, tulisan yang berkualitas, dan jika ingin fokus, gunakan domain berbayar. Semua blog bisa diikutsertakan lomba. Untuk gambar harus tehnis ya, pointnya ubah masukan gambar di header.

 

Bagaimana cara menumbuhkan semangat ikut lomba lagi setelah mengalami kekalahan?

https://www.cikgurita.com/2022/07/perjalanan-menjadi-guru-inspiratif.html

Prosesnya panjang untuk menjadi sang juara, yang terpenting tidak mudah putus asa. Harus tahan banting dan tegar.

 

Adakah obsesi yang belum tercapai?

Motivasi diri sangat diperlukan dalam hidup kita agar lebih memiliki semangat belajar dan semangat meraih cita cita. Mari simak sejenak https://youtu.be/p_f9_8fAFbk

 

Quote of the day

“Nothing is impossible in this world what you look upon today tomorrow may be acomplished fact”

 


 Manfaat Menulis dari Segi Kesehatan

©   meredakan stress

©   memecahkan masalah dengan lebih baik

©   menuangkan perasaan sesuai keinginan

©   memperbaiki suasana hati

©   meningkatkan daya ingat

Masalah Penulis Pemula

§   susah ide

§   miskin kosa kata

§   sulit merangkai kata

§   sering menunda-nunda

§   bingung mau menulis apa

§   tidak percaya diri

§   merasa tulisannya jelek / tidak layak dibaca

Solusinya: Membaca dan menulis

 

Refleksi:

*   Prestasi harus dirintis dengan ketekunan dan berpeluh tanpa keluh.

*   Menulis bagi guru adalah modal utama untuk menyebarkan informasi, berita, materi, lewat goresan tulisan melalui media blog. Sekarang ini milyaran konten hadir di dunia maya, tentu saja ada yang positif dan ada yang negative.

*   Mari kita sebagai guru  ikut  berjuang dan ikut andil menjadi content writer untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi pembaca di dunia maya.

*   Yakinlah salah satu amalan yang tak terputus adalah ilmu yang bermanfaat.

Agar tulisan itu berkualitas dan enak dibaca tentunya harus memperhatikan kaidah-kaidah penulisan. Kesalahan-kesalahan apa yang sering muncul yang tidak sesuai kaidah, agar bisa waspada saat menulis.

Dalam menulis yang paling sulit itu mencari awalan dalam menulis, tema sudah ada tapi itu awalnya suka sulit sekali. Bagaimana agar kata kunci di awal itu dapat mudah kita lakukan.



Puspitasari Megahana, peserta KBMN angkatan 28

Pertemuan ke-21, Jum'at 24 Februari 2023

Tema: Melejitkan prestasi dengan menulis

Narasumber: Rita Wati, S.Kom.

Moderator: Helwiyah, S.Pd., M.M.

Selasa, 21 Februari 2023

Menulis Puisi

 Menulis Puisi


Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal'afiat, diberikan kemudahan dan dilancarkan urusan kita agar bisa menginspirasi dengan berbagi ilmu yang bermanfaat. Aamiin.

Malam-malam ke pasar baru, bertemu abang polisi

Malam ini dapat materi baru, bagaimana menulis puisi

Pertemuan ini akan dipandu Sim Chung Wei, yang biasa disapa Koko Sim. Alumni KBMN gelombang 26.

Mari kita berkenalan dengan narasumber Dr.Hj. E. Hasana, M.Pd., untuk mengenal lebih dekat, siapa beliau yang luar biasa ini, mari kita simak profil beilau: https://hasanahhalima.blogspot.com/2023/02/profil-e-hasanah.html

Pertemuan ini kita akan berdiskusi tentang menulis puisi.

Pengertian Puisi Menurut KBBI:

1.    Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

2.    Gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.

3.    Sajak.

Pengertian Puisi:

1.    Sajak bebas, puisi yang tidak terikat oleh rima dan mara, dan tidak terikat oleh jumlah larih dlam setiap bait, jumlah suku kata dalam setiap larik.

2.    Sajak berpola, puisi yang mencakupi jenis sajak yang susunan lariknya berupa bentuk geometris, seperti belah ketupat, jajaran genjang, bulat telur, tanda tanya, tanda seru, ataupun bentuk lain.

3.    Sajak dramatik, puisi yang memiliki persyaratan dramatic yang menekankan tikaian emosional atau situasi yang tegang.

4.    sajak lama, puisi yang belum dipengaruhi oleh puisi barat, seperti pantun, gurindam, syair, mantra, dan bidal.

5.    Sajak mbeling, sajak ringan yang tujuannya membebaskan rasa tertekan, gelisah, dan tegang; sajak main-main.

Puisi menurut H.B. Jassin

Suatu karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu.

Struktur Fisik Puisi (Unsur Wujud)

·     Bentuk: berbentuk baris – bait

·     Diksi: pemilihan kata indah dan memiliki kekuatan makna

·     Majas: bahasa kias untuk mengungkapkan isi hati penyair

·     Rima: persamaan bunyi di baris / akhir baris untuk memunculkan keindahan bunyi.

Jenis Puisi: Jenis puisi secara umum ada dua jenis; puisi lama dan puisi baru.

v Puisi lama : Puisi yang masih terikat oleh aturan-aturan yaitu jumlah kata dalam 1 baris, jumlah baris dalam 1 bait, persajakan (rima), banyak suku kata di tiap baris.

v Puisi baru : Puisi yang tidak terikat oleh aturan yang mana bentuknya lebih bebas dari pada puisi lama dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.

Ciri-ciri puisi lama:

Ø Tidak diketahui nama pengarangnya.

Ø Penyampaian dari mulut ke mulut yang merupakan sastra lisan.

Ø Sangat terikat akan aturan, misalnya jumlah baris di tiap bait.

Jenis puisi lama:

*   Mantra, yaitu ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.

Contoh: mantra untuk mengobati orang dari makhluk halus.

         Sihir lontar pinang lontar

         Terletak di ujung bumi

         Setan buta jembalang buta

         Aku sapa tidak berbunyi

*   Pantun, adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, setiap bait terdiri dari 4 baris, dan tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan 2 baris berikutnya sebagai isi.

Contoh: pantun nasihat

         Sungguh elok emas permata

         lagi elok intan baiduri

         Sungguh elok budi bahasa

         Jika dihias akhlak terpuji

*   Seloka, adalah pantun yang berkait atau bertautan.

Contoh:

         Sudah bertemu kasih saying

         Duduk terkurung malam dan siang

         Hingga setapak tiada renggang

         Tulang sendi habis terguncang

*   Talibun, yaitu pantun genap yang setiap barisnya terdiri dari 6, 8, atau 10 baris.

Contoh:

         Anak orang di padang tarap

         Pergi berjalan ke kebun bunga

         Hendak ke pekan hari tiap senja

         Di sana sirih kami kerekap

Meskipun daunnya berupa

Namun rasanya berlain juga

Sebetulnya menulis puisi itu sekarang mengikuti perkembangan dan perubahan bentuk dan isi sesuai perkembangan selera. Apalagi untuk pemula, nulis saja menggunakan kata-kata atau diksi yang enak di hati. Termasuk puisi kontemporer yang tidak terlalu terikat dengan kaidah penulisan puisi. Penekanan pada segi estetika dan penggunaan diksi, rima, dan majas. Itu akan mempengaruhi keindahan puisinya. Ada puisi akrostik, puisi patidusa, puisi telelet, puisi 2.0 dan lainnya. Jadi ada hal-hal yang perlu diperhatikan akan nilai estetikanya muncul.

Rintik hujan di malam yang gelap

Tak surutkan tekadku untuk menangkap

Ilmu puisi yang diberikan dengan lengkap

Semoga kita bisa siap

Bagaimana cara menulis puisi yang baik dan benar?

Cara menulis yang baik, yang sesuai dengan kaidah-kaidah yang disebutkan tadi, misalnya memperhatikan diksi, rima, irama, larik, bait dan lainnya. Sesuai dengan jenisnya.

Adakah batasan baris puisi seperti pantun?

Pantun itu jenis puisi lama.

Bagaimana cara mencari istilah atau kata-kata kiasan yang bisa kita pakai untuk membuat puisi agar terdengar lebih tersentuh?

Cara mencari istilah/kata kiasan itu, dengan banyak membaca dan bisa buka kamus diksi.

Bagaimana kiatnya agar kita bisa menulis puisi yang kata-katanya itu bisa indah, sehingga rimanya menjadi menarik? Apa ada tips dan triknya?

Triknya adalah memilih tema sebagai acuan, menentukan kata kunci, memilih diksi yang tepat, menggunakan rima atau majas misalnya, terus mengembangkannya dengan rasa/selera estetika kita. Bisa juga kumpulkan kata-kata indah dulu. Misalnya, menemukan kata Bagaskara untuk matahari/mentari, Bimantara atau langit, misalnya.

Dalam struktur fisik puisi (unsur wujud puisi disebutkan salah satu point yaitu tentang diksi. Bagaimana cara untuk memilih kata-kata indah dan memiliki kekuatan makna?

Diksi itu pilihan kata-kata yang akan kita gunakan dalam puisi, hasil pemilihan secara cermat dengan pertimbangan makna, susunan bunyi, ataupun hubungan kata itu dengan kata-kata lainnya dalam larik atau bait.

Bagaimana langkah atau cara kita agar puisi kita penuh dengan diksi dan majas?

Jika puisinya ingin penuh diksi dan majas, kumpulkan dulu diksinya, bisa buka kamus diksi. Perhatikan irama atau bunyi diksinya. Mencari kata dengan mengacu pada sumber terpercaya dan baku, atau diksi yang sering digunakan penyair, terus mengembangkan puisinya.

Dalam membuat puisi kita harus memperhatikan nilai estetik dan diksi dalam puisi agar indah dan enak dibaca. Bagaimana cara/tips dalam menentukan diksi yang tepat dalam puisi?

Cara menentukan diksi yang tepat dalam puisi itu harus memperhatikan ketepatan kata dengan maknanya, kebenaran, kecermatan, keserasian kata, dan kelaziman digunakan dalam puisi. Sebenarnya diksi yang tepat itu ya kata yang sesuai dan mengikuti kaidah bahasa.

Daun rambutan daun selasih

Sekian dan terima kasih.


Resume ke : 17

Gelombang : 28
Tanggal : 15 Februari 2023
Tema : Menulis Puisi
Nara Sumber : Dra. E. Hasanah, S.Pd.
Moderator : Sin Chung Wei, SP

Minggu, 12 Februari 2023

Menulis Buku Nonfiksi

 Menulis Buku Nonfiksi


Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Bagaimana kabarnya teman-teman blog? Semoga nikmat kesehatan selalu tercurahkan untuk kita semua. Aamiin Allahumma Aamiin.

Tidak terasa kita telah memasuki pertemuan ke-14 dari 30 pertemuan. Energi positif saling belajar dan antusias dari peserta KBMN 28 sangat luar biasa. Kepintaran dalam mengemas isi buku tentu menjadi poin penting,  bertujuan agar buku yang dihasilkan menjadi bermakna di setiap lembarannya. Apa yang kita tulis akan menjadi pengukir sejarah dan warisan anak cucu.

Jika kita berbicara tentang buku,  maka penulis harus mengetahui bagaimana konsep buku yang akan ditulis. Selain memiliki tujuan dan manfaat,  konsep buku juga menjadi strong why penulis agar karya buku yang sedang digarap bisa tuntas baik berupa buku fiksi maupun buku nonfiksi. Jadi bagi seorang penulis mengetahui konsep buku sangat penting karena berkaitan dengan pola yang akan memudahkan proses penulisan buku. Hal ini juga agar kita terhindar dari kemandekan ide atau bahasa kerennya terhindar dari virus writer's block.

Nah..  pada pertemuan ini kita akan mengupas materi tentang Konsep Buku Nonfiksi bersama Ibu Musiin, M.Pd. Sekilas info tentang narasumber kita pada malam ini. Bu Musiin atau akrab dipanggil Bu Iin merupakan guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Tarokan, Kediri. Kelahiran Kota Tahu Takwa, Kediri. Bu Iin juga merupakan peserta KBMN gelombang 8 yang berhasil duet dengan Prof. Eko Indrajit. Karya buku mayor beliau berjudul “Literasi Digital Nusantara Meningkatkan Daya Saing Generasi Muda Melalui Literasi”.

Selain menjadi penulis, beliau juga Founder Organisasi Swadaya Masyarakat YAPSI dan juga Founder PT In Jaya. Kemudian juga tidak kalah hebatnya, alumni IKIP Negeri Malang ini juga berhasil menempuh Short Course di SEAMEO RELC di Singapura pada tahun 2015. Karya tulis beliau juga tak kalah banyaknya.

Teman-teman, moderator kita adalah ibu Yandri Novita Sari yang akan membersamai kelas ini. Beliau berasal dari Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Pesisir Selatan. Alumni peserta di KBMN gelombang 25-26.

Motivasi:

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” -Pramodya Ananta Toer-

Jika kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah!”. -Imam Al Gazali-

Is there a book inside you? Writing alone or with a collaborator.” -Dan Poynter & Mindy Ringham-

 

Pengertian Tulisan Nonfiksi:

Tulisan nonfiksi adalah karya tulisan yang bersifat baku dan berdasarkan fakta. Tulisan yang memberikan informasi tentang fenomene-fenomena actual yang terjadi yang dapat dibuktikan sumber kebenarannya dengan empirik.

1.       Berisi penjelasan tentang suatu hal atau objek tertentu yang faktual.

2.       Objektivitas yang tinggi dan berusaha menarik serta menggugah nalar pembaca.

3.       Bahasa bersifat denotatif.

4.       Penjelasan berupa fakta/gagasan (tabel, infografis, diagram).

Tulisan ini bersifat objektif dan berbasis data dan fakta. Bahasa yang digunakan juga bersifat denotatif, apa adanya.

Jenis-jenis Tulisan Nonfiksi:

1.    Biografi

2.    Esai

3.    Makalah

4.    Artikel

5.    Karya Tulis Ilmiah

6.    Buku Nonfiksi

Ketakutan yang kita rasakan ketika menulis buku adalah sebagai berikut:

1.    Takut tidak ada yang membaca.

2.    Takut ssalah dalam menyampaikan pendapat melalui tulisan.

3.    Merasa karya orang lain lebih bagus.

Pola Penulisan Buku Nonfiksi:

v Pola Hierarkis

Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit.

Contoh: Buku pelajaran

v Pola Prosedural

Buku disusun berdasarkan urutan proses

Contoh: Buku panduan

v Pola Klaster

v Buku disusun secara per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antar bab setara.

Proses penulisan buku nonfiksi terdiri dari 5 langkah, yakni:

1.    Pratulis

a.     Menentukan tema

Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan, motivasi dll. Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, contohnya

ü Pengalaman pribadi

ü Pengalaman orang lain

ü Berita di media massa

ü Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram

ü Imajinasi

ü Mengamati lingkungan

ü Perenungan

ü Membaca buku

ü Survey

ü Wawancara

Artinya, kita tidak akan bisa menulis dengan bagus, jika kita tidak pernah membaca dan mengupdate pengetahuan kita.

b.       Menemukan ide

c.       Merencanakan jenis tulisan

d.       Mengumpulkan bahan tulisan

e.       Bertukar pikiran

f.        Menyusun daftar

g.       Meriset

h.       Membuat Mind Mapping

i.         Menyusun kerangka

2.    Menulis Draf

a.     menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas

b.    tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih pada bagaimana ide dituliskan

3.    Merevisi Draf

a.     merevisi sistematika / struktur tulisan dan penyajian

b.    memeriksa gambaran besar dari naskah

4.    Menyunting Naskah (KBBI dan PUEBI)

a.     ejaan

b.    tata bahasa

c.     diksi

d.    data dan fakta

e.    legalitas dan norma

5.    Menerbitkan

Referensi penulisan buku bisa dari sumber berikut ini.

1.    Pengetahuan yang diperoleh secara formal, nonformal, atau informal;

2.    Keterampilan yang diperoleh secara formal, nonformal, atau informal;

3.    Pengalaman yang diperoleh sejak balita hingga saat ini;

4.    Penemuan yang telah didapatkan;

5.    Pemikiran yang telah direnungkan.

Tahap berikutnya membuat kerangka untuk melanjutkan ke proses penulisan.

Berikut ini adalah anatomi buku nonfiksi.

1.         Halaman Judul

2.         Halaman Persembahan (OPSIONAL)

3.         Halaman Daftar Isi

4.         Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)

5.         Halaman Prakata

6.         Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)

7.         Bagian /Bab

8.         Halaman Lampiran (OPSIONAL)

9.         Halaman Glosarium

10.     Halaman Daftar Pustaka

11.     Halaman Indeks

12.     Halaman Tentang Penulis

Berikut ini adalah trending topik yang bisa kita gunakan sebagai bahan tulisan.

Materi Platform Merdeka Mengajar

1.         Merdeka Belajar

2.         Kurikulum Merdeka

3.         Perencanaan Pembelajaran

4.         Asesmen

5.         P5

6.         Profil Pelajar Pancasila

7.         Penyesuaian Pembelajaran dengan Kebutuhan dan Karakteristik Murid

8.         Perencanaan Untuk Perbaikan Satuan Pendidikan

9.         Rapor Pendidikan Sebagai Sumber Data Perencanaan

10.     Disiplin Positif

Untuk mengetahu suatu topik menarik atau tidak, kita bisa mengecek di Google Trends. Kita juga bisa membandingkan trend antar topik di Google Trends. Silakan menggunakan aplikasi ini sebelum menulis.

Bagaimana menemukan ide buku dengan tema yang up to date dan bisa menyelesaikan dalam waktu singkat sehingga ketika buku terbit maka temanya sudah tidak out of date?

Teman yang update bisa diperoleh dengan banyak membaca, melihat konten-konten atau bisa juga dengan melakukan pengamatan. Jika kita sering melakukan ini, maka naluri penulis akan terasah. Seorang wartawan dengan jam terbang yang tinggi, kualitas tulisannya pasti bagus.

Di mana letak kesulitan ketika membuat buku fiksi dan nonfiksi?

Tidak setiap orang mempunyai keahlian dalam menulis fiksi dan begitu sebaliknya, tidak semua orang bisa menulis buku nonfiksi. Bagi yang tidak memiliki jiwa seni, sulit sekali menuangkan kata-kata yang indah menjadi sebuah cerpen atau novel. Kesulitan yang dialami punrelatif tidak sama.

Dalam buku non fiksi berapa idealnya menyiapkan daftar pustaka sebagai referensi buku kita?

Tidak ada patokan untuk jumlah daftar pustaka untuk sebuah buku nonfiksi, tergantung data yang kita butuhkan. Semakin lengkap data pendukung kita dan dari sumber terpercaya, semakin bagus kualitas tulisan kita.

Baru pertama kali belajar menulis mau dimulai dari mana?

Mulailah dengan menulis, menulis, dan menulis. Kita invetaris dulu, bisa berupa mind map. Setelah itu tinggal mengembangkan. Anggap saja kita berbicara dan diwujudkan dalam bentuk tulisan. Mengalir saja tanpa perlu kesempurnaan.

Dalam menulis buku non fiksi, jika mengutip kutipan dari suatu referensi, apakah ada batasan maksimal kata agar tidak dikategorikan plagiat? Dan apa aplikasi untuk mengecek "keplagiatan" dan bgaimana cara menggunakan aplikasi tersebut?

Aturan dalam pengutipan sangat sederhana sekali, apabila seseorang mengutip dari suatu sumber maka sertakanlah sumber aslinya. Kutipan langsung tidak dapat dilakukan untuk satu halaman penuh. Sebaiknya kutipan langsung berisi beberapa paragraf saja. Dalam mengutip selalu sertakan sumbernya. Aplikasi untuk mengecek level plagiat banyak sekali, salah satunya plagiarisme checker. Kita bisa memasukkan file, dan akan muncul level plagiat. https://www.easybib.com/grammar-and-plagiarism/plagiarism-checker/

Apakah menulis buku semi ilmiah dalam waktu singkat, tanpa didahului riset dapat dijamin validitasnya?

Tulisan nonfiksi adalah tulisan yang berdasarkan data dan fakta. Dalam menggunakan sumber tulisan, kita harus teliti dan cerdas dalam menguji validitasnya. Kita bisa membandingkan berbagai sumber dan menentukan yang terbaik. Tulisan kita adalah tanggung jawab kita.

Berapa banyak refrensi yang harus kita baca untuk bisa menjadi sebuah buku?

Jumlah referensi yang harus kita baca tergantung kebutuhan. Semakin banyak semakin baik, karena tulisan kita semakin berkualitas.

Bila ditengah penulisan buku kita merasa blank atau hilang ide apa yg harus kita lakukan?

Bagaimana cara mengatasi writer's block? Jawabannya kembali ke diri kita sesuai karakteristik kita. Kita bisa jalan-jalan, membaca, atau browsing media sosial. Hal-hal seperti itu akan menstimulus ide kita. Dengan belanja bahan, kita akan mampu menulis.

Sebelum membuat tulisan kita membuat draft terlebih dahulu. Mohon tips membuat draft yang baik.

Sebelum membuat draft, bahan-bahan yang dibutuhkan kita kumpulkan terlebih dahulu. Bahan-bahan itu bisa berupa tulisan, dan hasil diskusi. Setelah itu baru membuat draft. Draft bisa dalam bentuk mind map atau berupa diagram. Semakin rinci draft kita, semakin mudah kita menulis. Draft diibaratkan sebagai kompas yang akan menuntun penulis.

Tiap kesempatan yang diambil adalah sebuah kesempatan untuk menang. Kesempatan yang kecil seringkali merupakan permulaan kepada usaha yang besar. Mari kita mulai menulis dan jangan pulang sebelum menang.

Teman-teman blog hebat, demikianlah materi kita di pertemuan ke-14 ini. Tetap semangat dan semoga kita selalu dalam keadaan sehat. Dan jangan lupa selalu bahagia☺️☺️

Tidak ada yang bisa menghalangi orang dari mati, tapi dengan menulis, ia masih memiliki peluang untuk ‘hidup abadi’.

 

Nama                  : Puspitasari Megahana

Kelas                   : KBMN 28

Pertemuan         : ke-14

Tema                   : Konsep Buku Nonfiksi

Hari / Tanggal    : Rabu, 8 Februari 2023

Narasumber      : Musiin, M.Pd.

Moderator         : Yandri Novita Sari, S.Pd.

Usaha Penerbitan Buku

  Resume ke.        : 30 Gelombang        : 28 Hari, tgl.             : Jumat, 17 Maret 2023 Tema.                  : Usaha Penerbitan...