Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2023

Konsistensi Menulis di Blog

 


Judul                : Konsistensi Menulis di Blog

Resume Ke      : 8

Gelombang      : 28

Tanggal            : 25 Januari 2023

Tema                : Komitmen Menulis di Blog

Narasumber     : Drs. Dedi Dwitagama, M.Si.

Moderator        : Sigid PN, S.H.

 

Pertemuan ke-8 dalam kelas belajar menulis gelombang 28 kali ini akan dipandu oleh moderator keren Bapak Sigid PN, S.H. dan yang menjadi narasumber kita adalah seorang motivator terkenal, penulis blog dan buku yaitu Drs. Dedi Dwitagama, M.Si.  

Pak Dedi merupakan motivator yang luar biasa dan sudah banyak memberikan masukan nasihat untuk semua kalangan, baik siswa maupun guru. Namun, dalam pertemuan kelas kali ini, materi yang akan disampaikan adalah fokus menulis blog. Harapannya agar peserta menulis yang hadir, dapat selalu konsisten dalam menulis di blognya masing-masing.

Kita semua masih ingat guru idola yang mengajar kita semua pada waktu Sekolah Dasar sampai tingkat Sekolah Menengah Atas. Guru yang menurut kita terbaik di antara guru yang lain di sekolah tersebut. Namun, sekarang ketika kita cari nama guru idola kita tersebut di mesin pencarian google, nama guru tersebut tidak ditemukan. Mengapa? Karena guru yang menjadi idola kita tersebut tidak produktif. Walaupun pada saat itu internet tidak ada, tetapi yang membuat kita bisa mencari nama guru kita bukan internet, melainkan produktif atau tidaknya seorang guru.

Untuk sekarang ini, walau kita sudah lulus dalam seleksi guru penggerak pun, apabila kita tidak produktif untuk menghasilkan hal yang baru, maka kita akan hilang dan tidak bisa dikenal oleh masyarakat lainnya. Kita dapat membuat berbagai karya, tetapi cara mudah bagi kita untuk dapat dikenal adalah dengan cara menulis. Dengan menulis, kita bisa memiliki karya yang dapat dimanfaatkan oleh khalayak ramai.

Seperti apa guru produktif itu?

Guru produktif adalah seorang guru yang dapat melakukan sesuatu di tengah kesibukannya dan menghasilkan sesuatu. Semua itu bisa kita lakukan sesuai dengan yang disepakati, dan tentunya dibutuhkan konsistensi terhadap diri kita sendiri. Dan menghasilkan sebuah karya yang terbaik.

Guru tidak hanya dinilai dari seragam. Guru yang berani keluar dari zona nyamannya dapat melakukan sesuatu di luar kebiasaannya sebagai guru, melakukan hal yang beda dari biasanya, sehingga guru tersebut dapat dilihat hasil karyanya. Sekalipun guru yang lain tidak ingin berkembang, kita tetap harus berani berkembang.

Guru produktif akan tampil dengan penuh percaya diri dan memiliki penghasilan yang lain, serta mampu mengenalkan sekolahnya dengan hal-hal yang bermanfaat.

Bagaimana cara guru untuk bisa produktif?

Guru dapat menulis buku, hanya saja ketika buku kita kalah bersaing dengan penulis yang lain maka karya kita akan hilang dan tidak diminati oleh orang lain. Kita juga bisa menulis di media masa lainnya. Nama kita akan cepat dikenal, tetapi untuk saat ini banyak media yang gulung tikar. Untuk itu, kita bisa menggunakan blog sabagai sarana menulis yang produktif. Karena blog akan selalu tersimpan rapi, walaupun penulisnya sudah tidak aktif atau sudah meninggal.

Saat ini eranya berganti dari menjadi penggunaan internet dan HP, sehingga menulis di blog dapat dimaksimalkan oleh guru-guru yang produktif. Melalui blog, kita bisa gunakan untuk kegiatan pembelajaran, memperkenalkan sekolah kita, menceritakan keberhasilan kita ketika membimbing anak perlombaan, dan masih banyak yang dapat kita lakukan. Kita bisa menuliskan setiap apapun yang kita lakukan pada blog pribadi kita. Karena manusia mati meninggalkan jejak. Blog inilah yang akan jadi jejak kebaikan.

Tips untuk dapat menulis konsisten di blog

  1. Tentukan tujuan tulisan kita agar tetap dapat fokus dalam menulis di blog
  2. Buatlah outline agar tulisan kita terarah dan mudah dipahami
  3. Mulailah menulis sekarang
  4. Selesaikan tulisan kita
  5. Segera dipublish
  6. Ikutlah komunitas penulis sehingga terjaga semangat kita
  7. Membaca tulisan orang lain
  8. Perkenalkan diri kita kepada orang lain.
  9. Ikut berorganisasi

Blog adalah media yang mudah digunakan oleh siapapun, dan kita bisa menulis apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk kebaikan.

 

Oleh : Puspitasari Megahana


Kamis, 19 Januari 2023

Blog Sebagai Media Pembelajaran


Bapak ibu yang luar biasa, materi kita saat ini adalah “Blog Sebagai Media Pembelajaran

Dimoderatori oleh Purbaniasita (Sita) yang akan menemani sahabat Nusantara di kelas Menulis tanpa sekat dan batas.

Semoga semangat tetap menyala untuk terus berkarya💪🏻

Pemateri yang akan berbagi pengalaman kali ini adalah Bapak Dail Ma’ruf, M.Pd., yang merupakan alumni KBMN Angkatan 20.

Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul adalah,

·       Apa sih blog itu?

·       Kegunaannya untuk apa?

·       Apakah bisa blog digunakan sebagai media pembelajaran?

Blog Sebagai Media Pembelajaran

Apakah Blog itu?

Kata “blog” berasal dari kata weblog yang diperkenalkan kali pertama pada 1998 oleh Jhon Peter Berger, seorang kritikus seni, novelis, pelukis, dan penyair Inggris.

Berger memberi nama weblog untuk mengkhususkan istilah website yang bersifat pribadi dan sering diperbarui dari waktu ke waktu.

Dengan kata lain, blog adalah website yang bersifat personal, yang memuat opini personal dan hal-hal lain untuk mengaktualisasikan diri dan mengabarkannya pada komunitas global.

Blog sama dengan medsos lainnya seperti FB, IG, e-mail, Tiktok, dan YouTube.

Bisa digunakan untuk hal positif dan manfaat. Di antaranya bagi guru, bisa dijadikan media pembelajaran yang efektif.

5 Bloger paling terkenal di Indonesia

1.         Herman Yudiono

2.         Raditya Dika

3.         Sugeng Riyadi

4.         Carolina Ratri

5.         Dani Rachmat

Jenis-jenis Blog

1.        Blog pendidikan, biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.

2.    Blog sastra, lebih dikenal sebagai litblog (literary blog), berisi masalah yang berkaitan dengan dunia sastra.

3.   Blog pribadi, disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi, atau syair, gagasan, dan perbincangan teman.

4.       Blog bertopik, yaitu blog yang membahas sesuatu masalah/topik tertentu, dan fokus pada bahasan tertentu, misalnya kuliner atau wisata.

5.     Blog kesehatan, lebih spesifik tentang kesehatan. Kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-keterangan tentang kesehatan.

6.       Blog politik, berisi berita politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (seperti kampanye).

7.     Blog perjalanan, fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan.

8.     Blog riset, berisi persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru. Biasanya dimiliki pihak kampus atau lembaga penelitian lainnya.

9.       Blog hukum, berisi persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blaws (blog laws). Dibuat para ahli hukum, pengacara, jaksa, dan hakim atau polisi. Ditujukan untuk sosialisasi aturan hukum atau advokasi.

10. Blog media (blog berita), berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa. Biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi. Memberitakan apa saja yang diliput wartawannya.

11.  Blog agama, membahas masalah yang berkaitan agama. Berisi masalah agama dan solusi dari penulis atau tokoh agama, bisa juga buka rubrik tanya jawab.

12.  Blog bisnis, digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis. Apapun bisnis kita maka diupload di blog detilnya, lalu link dikirim ke orang yang kita harapkan akan berminat. Bisa juga ke grup yang potensial banyak anggotanya.

Manfaat dari Blog :

1.   Blog sebagai rumah belajar dan berbagi guru. Artinya, kreativitas dan kegemaran guru dapat disalurkan melalui blog, seperi kreativitas dalam menulis, maupun karya-karya lainnya.

2.       Bisa menjadi media yang meringankan beban bagi guru.

3.       Bisa jadi media untuk meningkatkan minat belajar murid.

4.       Bisa berteman dengan semua manusia di mana saja.

5.       Sebagai media silaturahmi (seperti kompasiana, pembacanya ada di semua benua).

 

Bagaimana cara menjaga konsistensi menulis?

1.         Kita niatkan nulis itu ibadah. Semoga tulisan yang dibuat bisa menjadi manfaat bagi pembaca.

2.         Ikhlaskan, entah yang membaca dan komen banyak atau sedikit, jangan berhenti menulis.

3.         Yakinlah bahwa dengan menulis setiap hari, maka setiap tahun akan bisa terbitkan satu buku.

 

 

Nama                                 : Puspitasari Megahana

Kelas / Angkatan             : KBMN 28

Pertemuan ke-                 : 5 (lima)

Hari / Tanggal                  : Rabu, 18 Januari 2023

Tema                                 : Blog Sebagai Media Pembelajaran

Narasumber                    : Dail Ma’ruf, M.Pd.

Moderator                       : Purbaniasita KS, S.Pd.

Usaha Penerbitan Buku

  Resume ke.        : 30 Gelombang        : 28 Hari, tgl.             : Jumat, 17 Maret 2023 Tema.                  : Usaha Penerbitan...